Polda Kalbar Amankan 11 Pria yang Diduga Preman SPBU
PONTIANAK, (KN.com) - Direktorat Sabhara Polda Kalbar terjunan tim satgas anti Preman yang operasinya di sejumlah SPBU yang ada di kota Pontianak, Kubu Raya hingga Kabupaten Mempawah, Selasa (7/4) pagi.
Operasi anti Preman yang dipimpin langsung oleh Wadir Sabhara Polda Kalbar AKBP Hotma Victor Sihombing atas tindak lanjut laporan dari masyarakat.
Penyisiran ssatgas anti preman dimulai dari SPBU yang ada daerah Wajok Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah, Batulayang, Siantan, Parit Mayor dan terakhir SPBU dekat Makodam XII Tanjungpura Kecamatan Sui Raya Kabupaten Kubu Raya.
"Sekitar 11 warga yang diduga Preman berhasil diamankan, satu di antaranya kedapatan membawa sajam. Selain itu ada beberapa warga juga yang diamankan lantaran membawa BBM dalam jerigen," kata Wadir Sabhara ini pada wartawan.
Ia menuturkan Operasi Anti Preman ini bermula informasi masyarakat, karena umumnya aktifitas tersebut dengan modus bergerombol sambil meminum minuman keras dan memalak pada mobil yang antre mengisi BBM di SPBU.
"Untuk kegiatan anti preman rutin dilakukan Seminggu dua kali, sasaran berdasarkan info dari masyarakat,"katanya. (TP)
Operasi anti Preman yang dipimpin langsung oleh Wadir Sabhara Polda Kalbar AKBP Hotma Victor Sihombing atas tindak lanjut laporan dari masyarakat.
Penyisiran ssatgas anti preman dimulai dari SPBU yang ada daerah Wajok Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah, Batulayang, Siantan, Parit Mayor dan terakhir SPBU dekat Makodam XII Tanjungpura Kecamatan Sui Raya Kabupaten Kubu Raya.
"Sekitar 11 warga yang diduga Preman berhasil diamankan, satu di antaranya kedapatan membawa sajam. Selain itu ada beberapa warga juga yang diamankan lantaran membawa BBM dalam jerigen," kata Wadir Sabhara ini pada wartawan.
Ia menuturkan Operasi Anti Preman ini bermula informasi masyarakat, karena umumnya aktifitas tersebut dengan modus bergerombol sambil meminum minuman keras dan memalak pada mobil yang antre mengisi BBM di SPBU.
"Untuk kegiatan anti preman rutin dilakukan Seminggu dua kali, sasaran berdasarkan info dari masyarakat,"katanya. (TP)



Tidak ada komentar: