Rangka Baja Bangunan Gereja Kristus Raja Mulai Dipasang
SINTANG, (KN.com) - Pembangunan Gereja Kristus Raja Katedral Sintang, sudah memasuki tahap pemasangan rangka baja yang sudah dilaksanakan beberapa hari lalu. Saat ini, tiang-tiang rangka baja sudah terpasang dan diharapkan paling lambat Juni 2015 sudah selesai seluruhnya terpasang.
"Target kita selambat-lambatnya pada akhir Juni sudah terpasang keseluruhan rangka bajanya. Harapan kita waktunya bisa lebih cepat," kata Pastor Paroki Kristus Raja, Yohanes Pranoto, Pr pada Jumat (24/4).
Dijelaskan, untuk rangka baja bangunan total ada 8 kontainer yang sudah dibongkar dan diangkut secara bertahap ke Sintang.
"Kita berharap lancar saja tahapan pengangkutannya," katanya. Untuk pemasangannya sendiri, lanjut Pastor Pranoto pihak pemborong mendatangkan khusus tenaga pemasangnya.
"Target kita selambat-lambatnya pada akhir Juni sudah terpasang keseluruhan rangka bajanya. Harapan kita waktunya bisa lebih cepat," kata Pastor Paroki Kristus Raja, Yohanes Pranoto, Pr pada Jumat (24/4).
Dijelaskan, untuk rangka baja bangunan total ada 8 kontainer yang sudah dibongkar dan diangkut secara bertahap ke Sintang.
"Kita berharap lancar saja tahapan pengangkutannya," katanya. Untuk pemasangannya sendiri, lanjut Pastor Pranoto pihak pemborong mendatangkan khusus tenaga pemasangnya.
![]() |
| Pastor Paroki Kristus Raja Katedral Sintang, Yohanes Pranoto, Pr. Gambar latar gedung gereja lama yang di bongkar |
Sementara saat ini, bangunan lama gereja juga berangsur mulai di bongkar. Pembongkaran bangunan lama, ungkap Pastor Pranoto akan menyisakan satu bangunan saja yakni menara jam.
"Hanya menara jam yang tidak kita bongkar. Jam yang lama tidak berfungsi, juga sudah kita perbaiki. Peralatannya kita pesan khusus dari Belanda. Hanya saja bunyi lonceng jam belum pas pengaturannya," kata Pastor Pranoto.(*)
"Hanya menara jam yang tidak kita bongkar. Jam yang lama tidak berfungsi, juga sudah kita perbaiki. Peralatannya kita pesan khusus dari Belanda. Hanya saja bunyi lonceng jam belum pas pengaturannya," kata Pastor Pranoto.(*)




Tidak ada komentar: