Selama Ini Tak Ada Pelayanan Posyandu, Wabup akan Cari Tahu Kebenarannya
MELAWI, (KN.com) - Wakil Bupati Melawi, Panji mengatakan Pemkab akan melakukan evaluasi terhadap petugas kesehatan yang ada di Desa Nanga Nyuruh Kecamatan Ella Hilir. Karena dari laporan masyarakat di sana tidak pernah ada penyuluhan dan pelayanan posyandu.
“Kita akan pelajari, apa benar di sana tidak ada pelayanan kesehatan seperti yang disampaikan warga, atau mungkin masyarakatnya kurang menanggapi jika ada program pemerintah. Sebab selama ini program puskesmas keliling sudah kita laksanakan,” kata Panji, usai menyerahkan bantuan kepada keluarga pasien penderita gizi buruk di RSUD Melawi, Kamis (2/4).
Saat menyerahkan bantuan tersebut, Panji yang didampingi istrinya Nurbety sempat melakukan dialog sejenak. Menurut keterangan Ane, ibu Adib (2) penderita gizi buruk, bayinya tidak pernah diberikan imunisasi sejak kecil karena memang tidak ada pelayanan posyandu di sana.
Panji mengatakan, dirinya tidak ingin mencari siapa yang salah dan siapa yang benar dalam kasus ini. Namun jika memang petugas tidak menjalankan kewajibannya dengan baik, tentu akan diberikan teguran.
“Apa yang menjadi persoalan di sana, kalau sudah ketahuan masalahnya baru kita atasi untuk mencari solusinya, sebab pelayanan kesehatan kepada masyarakat sampai ke desa-desa itu wajib, hanya mengapa tidak berjalan dengan baik itu harus dicari tahu” ujarnya. (TP)
“Kita akan pelajari, apa benar di sana tidak ada pelayanan kesehatan seperti yang disampaikan warga, atau mungkin masyarakatnya kurang menanggapi jika ada program pemerintah. Sebab selama ini program puskesmas keliling sudah kita laksanakan,” kata Panji, usai menyerahkan bantuan kepada keluarga pasien penderita gizi buruk di RSUD Melawi, Kamis (2/4).
Saat menyerahkan bantuan tersebut, Panji yang didampingi istrinya Nurbety sempat melakukan dialog sejenak. Menurut keterangan Ane, ibu Adib (2) penderita gizi buruk, bayinya tidak pernah diberikan imunisasi sejak kecil karena memang tidak ada pelayanan posyandu di sana.
Panji mengatakan, dirinya tidak ingin mencari siapa yang salah dan siapa yang benar dalam kasus ini. Namun jika memang petugas tidak menjalankan kewajibannya dengan baik, tentu akan diberikan teguran.
“Apa yang menjadi persoalan di sana, kalau sudah ketahuan masalahnya baru kita atasi untuk mencari solusinya, sebab pelayanan kesehatan kepada masyarakat sampai ke desa-desa itu wajib, hanya mengapa tidak berjalan dengan baik itu harus dicari tahu” ujarnya. (TP)



Tidak ada komentar: