Wartawan Gadungan Peras Keluarga Pasien RSUD Melawi
MELAWI, (KN.com) - Ane (28) terpaksa harus merelakan sebagian uang miliknya, untuk diserahkan kepada wartawan gadungan yang melakukan pemerasan, saat menunggui anaknya Adib (2) penderita gizi buruk yang tengah dirawat di RSUD Melawi, Kamis (2/4).
Menurut keterangan Ane, oknum wartawan yang mengaku bernama Sam tersebut tiba-tiba datang ke ruang perawatan anaknya. Dia kemudian meminta uang sebesar Rp 500 ribu sebagai kompensasi pemberitaan yang telah dilakukan sebelumnya.
“Dia bilang begini, uang ini untuk kawan-kawan wartawan lain yang meliput tadi, karena sudah dibantu dengan pemberitaan akhirnya banyak yang memberi sumbangan,” kata Ane menirukan ucapan wartawan gadungan itu.
Ane awalnya menolak, sebab dia masih membutuhkan biaya untuk keperluan berobat anaknya serta kebutuhan lain. Namun wartawan gadungan tersebut terus memaksa.
Dengan berat hati Ane pun menyerahkan uang Rp 500 ribu, yang tidak lain sumbangan dari pemkab kepada wartawan gadungan itu.
“Pada malam hari sebelumnya dia juga sudah datang kemari, minta uang Rp 100 ribu kepada saya, tadi dia datang lagi. Mungkin dia sudah tahu karena saya baru dapat bantuan dari pemerintah,” jelasnya. (TP)
Menurut keterangan Ane, oknum wartawan yang mengaku bernama Sam tersebut tiba-tiba datang ke ruang perawatan anaknya. Dia kemudian meminta uang sebesar Rp 500 ribu sebagai kompensasi pemberitaan yang telah dilakukan sebelumnya.
“Dia bilang begini, uang ini untuk kawan-kawan wartawan lain yang meliput tadi, karena sudah dibantu dengan pemberitaan akhirnya banyak yang memberi sumbangan,” kata Ane menirukan ucapan wartawan gadungan itu.
Ane awalnya menolak, sebab dia masih membutuhkan biaya untuk keperluan berobat anaknya serta kebutuhan lain. Namun wartawan gadungan tersebut terus memaksa.
Dengan berat hati Ane pun menyerahkan uang Rp 500 ribu, yang tidak lain sumbangan dari pemkab kepada wartawan gadungan itu.
“Pada malam hari sebelumnya dia juga sudah datang kemari, minta uang Rp 100 ribu kepada saya, tadi dia datang lagi. Mungkin dia sudah tahu karena saya baru dapat bantuan dari pemerintah,” jelasnya. (TP)



Tidak ada komentar: