-

Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

    Advertisement

    Advertisement

    Adverisement

    Adverisement

    Advertisement

    Advertisement

    Advertisement

Jadi Pemimpin Jangan Takut

PONTIANAK, (KN.com) - Kapolda Kalbar, Brigjend Arief Sulistyanto juga mengatakan para Kapolres harus berani mengambil keputusan, sehingga tidak perlu selalu berkoordinasi untuk hal-hal kecil.

"Tugas para kapolres adalah mengatasi permasalahan yang terjadi di wilayahnya, kalau sudah berbuat dan butuh di backup, baru meminta bantuan, jangan hanya masalah kecil, selalu meminta petunjuk. Takut mengambil keputusan, jadi pemimpin kok takut. Kalau takut melaut, jangan coba-coba berlayar, kalau tidak mampu menjadi pemimpin, jangan memaksakan diri untuk memimpin," katanya, Senin (6/4).

Brigjend Arief Sulistyanto juga menegaskan bahwa anggota yang bertugas harus tidak ragu untuk menindak tegas pelaku kejahatan yang mengancam jiwa petugas maupun warga.

"Perlu dilakukan tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku pencurian dengan kekerasan, jambret atau begal yang sekarang sedang marak. Kalau memang perlu dilakukan tindakan tegas, lakukan tindakan tegas, lebih baik dia kita beri tindakan tegas daripada rakyat menjadi korban pelaku ini. Selama itu dilakukan sesuai dengan prosedur, lakukan, saya yang bertanggung jawab, selama itu mengancam keselamatan jiwa petugas dan keselamatan jiwa masyarakat, lakukan tindakan tegas," tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa jika pelaku mengancam keselamatan jiwa petugas maupun warga, maka perlu diambil keputusan dengan menembak pelaku, sebagai bentuk konsistensi memerangi kejahatan.

"Tindakan tegas tersebut bisa diterjemahkan sesuai dengan kondisi yang dihadapi di lapangan, apakah dengan ditembak kakinya, ataukah ditembak lututnya, kalau itu memang dia akan melarikan diri, mengancam keselamatan petugas, lakukan tindakan tegas, kita lakukan hari ini "perang" terhadap berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat. Zero Tolerance terhadap kejahatan-kejahatan yang meresahkan masyarakat," jelasnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pemimpin itu harus berani mengambil keputusan dan tidak hanya dapat memprediksi. (TP)

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda