Singkawang Gelar Pawai Lampion 20 Februari
SINGKAWANG, (KN.com) - Sekretaris Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Sumberanto Tjitra mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pawai lampion yang akan digelar pada 20 Februari 2016.
"Mari kita sukseskan pawai lampion, pada 20 Februari 2016," katanya di Singkawang, Minggu.
Dalam kegiatan itu juga, katanya, panitia sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp200 juta untuk di tiga kategori lomba, antara lain, hias lingkungan, hias rumah dan hias mobil.
Dia mengingatkan, bagi warga yang tempat tinggalnya di pinggiran kota, segeralah memberitahukan ke panitia untuk dilakukan peninjauan dan penilaian.
"Jika ada rumah warga yang berada di pinggiran kota, silahkan hubungi panitia untuk melakukan peninjauan dan penilaian," tuturnya.
Dalam pagelaran itu juga, katanya, panitia mengharapkan kepada Wali Kota Singkawang, supaya bisa mengajak semua SKPD dan masyarakat untuk bersama-sama ikut dalam pawai lampion.
Menurutnya, toleransi antar umat beragama perlu kita ciptakan. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan sekecil apapun.
"Mari kita jadikan ajang ini sebagai ajang untuk melestarikan budaya yang ada di Singkawang. Dengan demikian, tentunya akan banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Singkawang," tuturnya.
Menurutnya pula, bahwa perayaan Imlek dan Cap Go Meh merupakan ajang untuk mempersatukan seluruh etnis dan budaya yang ada di Singkawang.
Untuk itulah, dia mengajak semua masyarakat kota itu untuk menjadikan Singkawang yang hebat, karena banyak di kunjungi wisatawan maupun mancanegara.
"Mari kita perkenalkan Singkawang kepada dunia internasional," ujarnya. (Ant)
"Mari kita sukseskan pawai lampion, pada 20 Februari 2016," katanya di Singkawang, Minggu.
Dalam kegiatan itu juga, katanya, panitia sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp200 juta untuk di tiga kategori lomba, antara lain, hias lingkungan, hias rumah dan hias mobil.
Dia mengingatkan, bagi warga yang tempat tinggalnya di pinggiran kota, segeralah memberitahukan ke panitia untuk dilakukan peninjauan dan penilaian.
"Jika ada rumah warga yang berada di pinggiran kota, silahkan hubungi panitia untuk melakukan peninjauan dan penilaian," tuturnya.
Dalam pagelaran itu juga, katanya, panitia mengharapkan kepada Wali Kota Singkawang, supaya bisa mengajak semua SKPD dan masyarakat untuk bersama-sama ikut dalam pawai lampion.
Menurutnya, toleransi antar umat beragama perlu kita ciptakan. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan sekecil apapun.
"Mari kita jadikan ajang ini sebagai ajang untuk melestarikan budaya yang ada di Singkawang. Dengan demikian, tentunya akan banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Singkawang," tuturnya.
Menurutnya pula, bahwa perayaan Imlek dan Cap Go Meh merupakan ajang untuk mempersatukan seluruh etnis dan budaya yang ada di Singkawang.
Untuk itulah, dia mengajak semua masyarakat kota itu untuk menjadikan Singkawang yang hebat, karena banyak di kunjungi wisatawan maupun mancanegara.
"Mari kita perkenalkan Singkawang kepada dunia internasional," ujarnya. (Ant)



Tidak ada komentar: