115 TNI Mempawah Jalani Tes HIV/AIDS
MEMPAWAH, (KN.com) - Sebanyak 115 jajaran anggota Kodim 1201/Mph, melaksanakan tes HIV/AIDS di Aula Kodim 1201/Mpw, Senin (18/5). Peserta terdiri dari jajaran staf , perwira dan para komandan koramil.
Inisiatif pelaksanaan test HIV/AID itu sendiri merupakan perintah dari pimpinan TNI, guna memastikan seluruh anggota TNI tidak terindikasi dan terinfeksi dan menyebarkan virus HIV/AIDS terhadap orang lain anggota keluarga.
Dandim 1201/Mph, Letkol Armed Suprayitno, menuturkan pelaksanaan tes HIV/AIDS itu sebagai rangkaian untuk menanamkan jiwa prajurit sejati. Betul-betul bekerja dan mengabdi kepada negara, tampa diselingi dengan kegiatan tidak terpuji.
"Hal ini kita lakukan guna mencegah terjangkit, terinfeksinya anggota dari penyakit HIV/AIDS yang belum ada obatnya ini. Dengan adanya pelaksanaan tes ini bisa menjadi benteng diri bagi anggota agar tidak melakukan perbuatan yang dapa memicu terinfeksi penyakit oleh virus HIV/AIDS," ujarnya.
Setiap orang yang terinfeksi HIV/AIDS tidak akan tampak secara kasat mata. Makanya, seluruh anggota TNI di jajaran kodim diberlakukan test. Walaupun ada beberapa yang sudah memiliki usia senior. Namun tidak menutup kemungkin bisa terinfeksi. (TP)
Inisiatif pelaksanaan test HIV/AID itu sendiri merupakan perintah dari pimpinan TNI, guna memastikan seluruh anggota TNI tidak terindikasi dan terinfeksi dan menyebarkan virus HIV/AIDS terhadap orang lain anggota keluarga.
Dandim 1201/Mph, Letkol Armed Suprayitno, menuturkan pelaksanaan tes HIV/AIDS itu sebagai rangkaian untuk menanamkan jiwa prajurit sejati. Betul-betul bekerja dan mengabdi kepada negara, tampa diselingi dengan kegiatan tidak terpuji.
"Hal ini kita lakukan guna mencegah terjangkit, terinfeksinya anggota dari penyakit HIV/AIDS yang belum ada obatnya ini. Dengan adanya pelaksanaan tes ini bisa menjadi benteng diri bagi anggota agar tidak melakukan perbuatan yang dapa memicu terinfeksi penyakit oleh virus HIV/AIDS," ujarnya.
Setiap orang yang terinfeksi HIV/AIDS tidak akan tampak secara kasat mata. Makanya, seluruh anggota TNI di jajaran kodim diberlakukan test. Walaupun ada beberapa yang sudah memiliki usia senior. Namun tidak menutup kemungkin bisa terinfeksi. (TP)



Tidak ada komentar: