"Setinggi Apapun Jabatan Perempuan di Kantor, Jangan Bawa Pulang ke Rumah"
SURABAYA, (KN.com) — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengingatkan kaum perempuan yang menjadi bawahannya untuk tetap berpegang teguh pada kodratnya . Hal ini disampaikannya ketika memberikan sambutan pada peringatan Hari Kartini di Balai Kota, Selasa (21/4).
Wali Kota perempuan pertama Surabaya ini mengaku khawatir terhadap perempuan yang sudah merasa memiliki jabatan, prestasi, dan penghasilan tinggi justru melupakan kodratnya sebagai ibu rumah tangga.
"Setinggi apapun jabatan di kantor, jangan dibawa pulang ke rumah," katanya.
Perempuan, kata Risma, tetap harus menjadi ibu bagi anak-anaknya ketika berada di rumah. Sebab, masih terjadi anak-anak yang tidak diperhatikan oleh ibunya karena kesibukan pekerjaan.
"Ini pasti akan berdampak pada perkembangan mental anak-anak," ujarnya.
Acara dihadiri ratusan staf dan pejabat Pemkot Surabaya setingkat kepala sekolah, lurah, camat, hingga satuan kerja perangkat daerah. Berbagai acara digelar dalam acara tersebut, di antaranya lomba memasak, yang pesertanya pejabat laki-laki eselon II setingkat kepala SKPD dan camat.
Selain itu, juga ada lomba makan kerupuk bagi pegawai perempuan di lingkungan Pemkot Surabaya. Acara berlangsung meriah karena Risma juga menyempatkan ikut bergoyang poco-poco dan bernyanyi. (TP)
Wali Kota perempuan pertama Surabaya ini mengaku khawatir terhadap perempuan yang sudah merasa memiliki jabatan, prestasi, dan penghasilan tinggi justru melupakan kodratnya sebagai ibu rumah tangga.
"Setinggi apapun jabatan di kantor, jangan dibawa pulang ke rumah," katanya.
Perempuan, kata Risma, tetap harus menjadi ibu bagi anak-anaknya ketika berada di rumah. Sebab, masih terjadi anak-anak yang tidak diperhatikan oleh ibunya karena kesibukan pekerjaan.
"Ini pasti akan berdampak pada perkembangan mental anak-anak," ujarnya.
Acara dihadiri ratusan staf dan pejabat Pemkot Surabaya setingkat kepala sekolah, lurah, camat, hingga satuan kerja perangkat daerah. Berbagai acara digelar dalam acara tersebut, di antaranya lomba memasak, yang pesertanya pejabat laki-laki eselon II setingkat kepala SKPD dan camat.
Selain itu, juga ada lomba makan kerupuk bagi pegawai perempuan di lingkungan Pemkot Surabaya. Acara berlangsung meriah karena Risma juga menyempatkan ikut bergoyang poco-poco dan bernyanyi. (TP)



Tidak ada komentar: