-

Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

    Advertisement

    Advertisement

    Adverisement

    Adverisement

    Advertisement

    Advertisement

    Advertisement

BKKBN Rapat di Hotel, Gubernur Kalbar Minta Maaf kepada Menpan

PONTIANAK, (KN.com) - Gubernur Kalbar, Cornelis MH membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalbar di Hotel Kapuas Palace, Rabu (22/4) sekitar pukul 10.25 WIB.

Rakerda yang bertemakan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2015 ini dihadiri seluruh perwakilan dari BKKBN kabupaten/kota di Kalbar.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan permintaan maafnya kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), bahwa Rakerda tersebut dilaksanakan di hotel.

"Mohon maaf kepada Menpan, kita rapat di hotel, karena tidak ada ruangan lagi sebesar ini di sini, pesertanya juga nginapnya di hotel. Karena ndak mungkin mau rapat seperti ini di Kantor Gubernur," ujar Cornelis di hadapan peserta rakerda.

Dia menambahkan, meningkatnya pertumbuhan penduduk di Kalbar ternyata menjadi penyebab pula meningkatnya angka pernikahan usia muda, yang disebabkan oleh pergaulan yang kurang terkontrol.

"Pertumbuhan penduduk di Kalbar ada masalah, terutama kaum muda, ini juga dipengaruhi internet, pernikahan usia muda, pergaulan bebas, penggunaan narkoba, ini juga masalah," tambahnya

Adanya perpindahan penduduk secara tidak resmi juga menjadi permasalahan utama dalam meningkatnya pertumbuhan penduduk, sehingga Gubernur menegaskan kepada bawahannya untuk aktif mengawasi dan memberikan pemahaman agar menaati aturan kependudukan.

"Tekankan kepada kades dan camat, orang yang datang itu di data dengan baik, di perhatikan itu, kalau orang itu ndak mau di data, suruh kembali ke asalnya. Kalau perlu carterkan pesawat, karena dia harus ikut aturan pemerintahan di sini, ini juga berpengaruh terhadap penduduk, terutama angka kriminalitas," ujarnya.

Melalui Rakerda ini BKKBN berupaya untuk mengoptimalkan kinerja program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga guna mewujudkan target sasaran tahun pertama RPJMN dan Rencana Strategis tahun 2019. (TP)

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda