Paripurna Tak Pakai Lagu Indonesia Raya, Dewan Protes
PONTIANAK, (KN.com) - Ada yang aneh dalam paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertangggungjawaban (LKPj) yang disampaikan oleh Gubernur Kalbar, Cornelis MH, di Kantor DPRD Provinsi Kalbar. Dimana paripurna kali ini tak mengawali dengan lagu Indonesia Raya pada awal kegiatan, Kamis (26/3) pukul 10.00 WIB.
Sempat mendapatkan protes dari anggota dewan dari fraksi Partai Nasdem, Lutfi. Namun intruksi itu tak diindahkan setelah Ketua DPRD Kalbar, M Kebing L, melakukan koordinasi sama Gubernur Kalbar dan semua anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna tersebut.
Dengan keputusan kesepakatan tidak memakai lagu wajib Indonesia Raya, yang sering dipakai setiap awal kegiatan. Sehingga paripurna dilanjutkan penyampaian LKPj oleh Gubernur Kalbar.
Paripurna tentang LKPJ ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalbar, M Kebing L (PDIP), Wakil Ketua DPRD, Suriansyah (Gerindra), Suma Jenny (Golkar), dan Ermin Elviani (Demokrat). Dihadiri 39 anggota dewan dari jumlah 65 anggota DPRD Kalbar.
Tampak hadir juga Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Arief Sulistyanto, perwakilan TNI, Konsulat Malaysia, seluruh Kepala SKPD Pemprov, Ketum TP Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Frederika Cornelis, S.Pd, dan para undangan lainnya. (tribunpontianak)
Sempat mendapatkan protes dari anggota dewan dari fraksi Partai Nasdem, Lutfi. Namun intruksi itu tak diindahkan setelah Ketua DPRD Kalbar, M Kebing L, melakukan koordinasi sama Gubernur Kalbar dan semua anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna tersebut.
Dengan keputusan kesepakatan tidak memakai lagu wajib Indonesia Raya, yang sering dipakai setiap awal kegiatan. Sehingga paripurna dilanjutkan penyampaian LKPj oleh Gubernur Kalbar.
Paripurna tentang LKPJ ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalbar, M Kebing L (PDIP), Wakil Ketua DPRD, Suriansyah (Gerindra), Suma Jenny (Golkar), dan Ermin Elviani (Demokrat). Dihadiri 39 anggota dewan dari jumlah 65 anggota DPRD Kalbar.
Tampak hadir juga Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Arief Sulistyanto, perwakilan TNI, Konsulat Malaysia, seluruh Kepala SKPD Pemprov, Ketum TP Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Frederika Cornelis, S.Pd, dan para undangan lainnya. (tribunpontianak)



Tidak ada komentar: