-

Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

    Advertisement

    Advertisement

    Adverisement

    Adverisement

    Advertisement

    Advertisement

    Advertisement

Jokowi Mengungkit Malu Saat Ditanya Presiden Vietnam, Ini Ungkapannya

JAKARTA, (KN.com) - Pemerintah kini tengah melakukan persiapan untuk melakukan impor beras. Padahal, Presiden Joko Widodo kerap mengungkit malunya dia saat ditanya Presiden Vietnam untuk membeli beras dari negara itu.

Jokowi pun berjanji akan membuat Indonesia swasembada beras. Lalu, apa alasan Jokowi kini membuka keran impor lagi?

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menyatakan Presiden memang berniat untuk tidak melakukan impor beras. Namun, saat ini kondisi mengharuskan impor dilakukan.

"Sekarang kondisinya beras dikuasai pedagang yang tentukan harga, di situlah kita akan melakukan stabilitas," ujar Rachmat usai rapat bersama Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Gedung Bina Graha, Kamis (7/5).

Sementara itu, Luhut mengungkapkan pernyataan Presiden Jokowi adalah target yang harus dicapai. Namun, untuk mencapai target itu, tidak mudah.

"Harus swasembada tak semudah membalik telapak tangan. Nah, Menteri Pertanian saya kira sudah ada programnya. Kita lihat hampir pasti, kalau tiga tahun ke depan kita tak usah impor lagi," katanya.

Apabila melakukan blusukan dan bertemu petani, Presiden Jokowi tak pernah lupa menceritakan soal percakapannya dengan Presiden Vietnam Truong Tan Sang saat pelaksanaan APEC di Beijing, Tiongkok beberapa waktu lalu.

"Saya malu saat ketemu Presiden Vietnam satu bulan lalu. Baru ketemu dia, ditanya apa coba? Presiden Jokowi, beli beras dari saya lagi kapan? Coba, malu ndak?" kata Jokowi di hadapan para petani kecamatan Bojong Jaya, Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014). Jokowi pun merasa sangat dilukai harga dirinya.

Menurut dia, Indonesia sebagai negara agraris sudah seharusnya bisa berdaulat di sektor pangan.

"Kita tidak mau negara kita impor beras lagi dari luar!" ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengakui impor beras yang dilakukan Indonesia saat ini lantaran tak pernah ada perbaikan di sektor irigasi. Selama 15 tahun, sebut Jokowi, pemerintah Indonesia tak pernah membangun waduk baru.

"Insyallah dengan perbaikan irigasi, pembangunan waduk, target saya ke Mentan, tiga tahun harus bisa swasembada. Tadi saya dibisiki Pak Mentan, katanya sebelum tiga tahun bisa," ucap dia. (TP)

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda