Megawati Tak Muda Lagi untuk Urus Partai
JAKARTA, (KN.com) - Banyak pihak menilai terpilihnya kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menimbulkan banyak spekulasi bila Megawati belum sempat menyiapkan kader terbaiknya untuk menggantikan posisinya pada periode ini.
Politisi PDIP Hamid Basyaib menuturkan putri pendiri bangsa Soekarno itu baru menyiapkan penggdokan kadernya untuk menggantikan Mega. Menurut Hamid, pada periode baru ini, Mega harus sudah menyiapkan strategi dalam mengatur regenerasi partainya.
"Ini periode yang menentukan, semestinya Ibu Mega sudah mulai menyiapkan dan mengatur strategi," ujar Hamid dalam diskusi di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4).
Menurut Hamid, dirinya mengasihani sosok Mega yang sudah tak muda lagi untuk mengurus partai yang telah dibesarkan Mega sejak masa reformasi itu. Terlebih di 2019 nanti, usia istri almarhum Taufik Kiemas itu sudah memasuki umur yang sudah tak muda lagi.
"2019 itu Ibu Mega sudah tak muda lagi, kasihan juga, capek banget pasti kalau masih urus partai," ungkapnya.
Mega, lanjut Hamid sangat berhati-hati dalam masalah regenerasi di dalam partainya itu. Menurut Hamid, tak hanya mempertimbangkan faktor internal partai, Mega juga melihat faktor eksternal partai untuk melakukan regenerasi dan pengkaderan di partainya.
"Saya kira dia sangat berhati-hati dalam maslaah ini, karena dia lihat luar dan dalam partai juga sebelum menentukan kebijaknnya," simpulnya. (OZ)
Politisi PDIP Hamid Basyaib menuturkan putri pendiri bangsa Soekarno itu baru menyiapkan penggdokan kadernya untuk menggantikan Mega. Menurut Hamid, pada periode baru ini, Mega harus sudah menyiapkan strategi dalam mengatur regenerasi partainya.
"Ini periode yang menentukan, semestinya Ibu Mega sudah mulai menyiapkan dan mengatur strategi," ujar Hamid dalam diskusi di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4).
Menurut Hamid, dirinya mengasihani sosok Mega yang sudah tak muda lagi untuk mengurus partai yang telah dibesarkan Mega sejak masa reformasi itu. Terlebih di 2019 nanti, usia istri almarhum Taufik Kiemas itu sudah memasuki umur yang sudah tak muda lagi.
"2019 itu Ibu Mega sudah tak muda lagi, kasihan juga, capek banget pasti kalau masih urus partai," ungkapnya.
Mega, lanjut Hamid sangat berhati-hati dalam masalah regenerasi di dalam partainya itu. Menurut Hamid, tak hanya mempertimbangkan faktor internal partai, Mega juga melihat faktor eksternal partai untuk melakukan regenerasi dan pengkaderan di partainya.
"Saya kira dia sangat berhati-hati dalam maslaah ini, karena dia lihat luar dan dalam partai juga sebelum menentukan kebijaknnya," simpulnya. (OZ)



Tidak ada komentar: